Arsip Tag: kimsimbar

Kecamatan Sukomanunggal Sabet Juara Gender Campaign Di Ajang Surabaya Gender Award 2019

Team Gender Campaign Kecamatan Sukomanunggal Saat Menerima Trophy Dan Penghargaan

kim.simbar, Surabaya Gender Award merupakan acara bergengsi yang di adakan Pemerintah Kota Surabaya melalui program dari DP5A. Acara yang di adakan tiap satu tahun sekali sejak tahun 2008 dengan melibatkan 31 Kecamatan tersebut selalu menampilkan sesuatu hal yang baru dengan Jawara-Jawara baru pula. Seperti yang di laksanakan di tahun 2019 dengan menampilkan beberapa kategori lomba.

Camat Sukomanunggal Bapak LAKOLI S.Sos M.Si sendiri meng instruksikan untuk dapat berpartisipasi dalam semua lomba tersebut. Seperti halnya Gender Voice (mars gender), Gender Tembang (julajuli), Gender Campaign serta Focus Gender Disscusion (FGD). Dari kesemua lomba menampilkan kerja sama team dengan Tema Gender atau sebuah kesetaraan peran Laki-Laki dan Perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

Para Peserta Lomba Gender Campaign Saat Menerima Thropy Dan Penghargaan

Rabu, 16 oktober 2019 merupakan puncak pelaksanaan Lomba serta Pengumuman Awarding bagi para pemenang. Dimana hampir ke 31 Camat se Surabaya turut hadir dalam Acara tersebut. Selesai Penampilan Lomba yang terakhir, yaitu Focus Gender Disscusion (FGD). Panitia Lomba pun mulai mengumumkan para Nominasi Pemenang Lomba di Surabaya Gender Award tahun 2019.

Penggalan Karya Team Gender Campaign Kecamatan Sukomanunggal

Dari 4 kategori yang di lombakan, Kecamatan Sukomanunggal mampu menyabet status Jawara di salah satu kategori lomba. Penampilan sebuah karya dari Erika, Syarif dan Lutfia mampu menghipnotis para dewan juri, sehingga mengantarkan Kecamatan Sukomanunggal menjadi Juara 1 dalam Lomba Gender Campaign.

Penggalan Karya Team Gender Campaign Kecamatan Sukomanunggal

Team yang masih duduk di bangku SMA dan salah satunya Kuliah di Unesa tersebut menampilkan sebuah Karya yang sebenarnya Simple, namun memberikan Arti yang komplek dan juga menyejuk kan. Meskipun hanya menyabet satu Nominasi dari 4 kategori lomba, namun dapat menambah koleksi Prestasi bagi Kecamatan Sukomanunggal. 16/10 (Cak Reenno)

Iklan

Blusukan Kampung Hingga Pasar Krempyeng, Kader Kampung KB Cari Akseptor KB

kim.simbar, Kelurahan Simomulyo Baru dalam mempersiapkan untuk Acara Baksos KB dan Kesehatan yang akan di gelar di Halaman Polda Jatim tanggal 15 November 2019 nanti. Para kader kampung KB Kelurahan Simomulyo Baru, sabtu pagi 12 oktober 2019 telah melaksanakan Gropyokan blusukan ke tiap-tiap kampung hingga Pasar krempyeng untuk mencari Akseptor KB yang terdapat di sekitaran wilayah tersebut.

Gropyokan yang di pimpin langsung oleh Ibu Sri perwakilan dari Kecamatan Sukomanunggal, serta Ketua RW. VII Bapak Totok. Kampung KB yang berada di Simorejo Sari B wilayah RW. VII sendiri telah terbentuk sejak tahun 2018 yang pengesahanya dilaksanakan serentak oleh Pemkot Surabaya melalui Program BKKBN. Sedangkan mulai tahun 2019 ini, SK dari para kader kampung KB di sahkan oleh Kelurahan dan merupakan atas nama Kelurahan Simomulyo Baru.

Program dari BKKBN sendiri sebenarnya cukup banyak. Dalam satu bulan terdapat 2 kali pertemuan dalam satu minggunya. Banyak sosialisasi dari narasumber yang berbeda-beda. Bukan hanya perihal kesehatan, namun juga terdapat sosialisasi kependudukan, pendidikan maupun juga ketrampilan. Untuk itu Kampung KB juga bisa dibilang wadah dari informasi bagi warga yang ada di kampung wilayah tersebut.

Dalam giat Gropyokan mencari Akseptor KB tersebut merupakan salah satu bentuk partisipasi Kampung KB Kelurahan Simomulyo Baru dalam memeriahkan Acara Baksos dan Kesehatan yang di Adakan di Halaman Polda Jatim. Salah satu kader juga berharap, kedepan nya bukan hanya menerima materi-materi atau informasi. Namun juga dapat dilakukan pelatihan-pelatihan untuk kewira usahaan. 12/10 (Cak Reenno)

Berawal Dari Kumpul Arisan, Kelompok GAHARU Siap Bantu Ciptakan Blogger Di 154 Kelurahan

Diskusi Santai Dalam Pertemuan Arisan Kelompok GAHARU Di Rumah Cak Topan

kim.simbar, Surabaya memiliki banyak pegiat sosial kemasyarakatan yang tidak diragukan aktifitasnya. Salah satunya adalah Kelompok yang menamakan dirinya GAHARU yang terbentuk dari beberapa Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kota Surabaya. GAHARU sendiri tercipta dari singkatan Gapai Harapan Baru. Yang memiliki makna kuat sebagai motifasi Kelompok Tersebut untuk dapat mewujutkan Harapan Baru yang tentunya lebih baik.

Untuk yang ke 2 kalinya Kelompok tersebut berkumpul melakukan Agenda rutin Arisan anggota bulanan. Bertempat di Rumah Kediaman Ketua Forum KIM Kota Surabaya, Anis Sofyan (Cak Topan) Jalan Pucang Anom no. 1 Surabaya. Hadir pula dari KIM Klasik, KIM Airlangga, KIM PC1000, KIM Perak Utara, KIM Kandangan Sejahtera, KIM Sinar Baru, KIM Gundih, KIM Kapas Madya, KIM Kujan, KIM Rangkah dan KIM Liar. Acara tersebut digagas untuk dapat mempererat tali silaturahmi antar pegiat sosial yang tergabung dalam kelompok GAHARU.

Rasa Kebersamaan Dan Kekeluargaan Kelompok GAHARU Tampak Dalam Pertemuan

Dalam agenda kumpul bersama tersebut bukan hanya untuk melakukan kegiatan Arisan saja. Mereka juga mencoba untuk saling bertukar pengalaman maupun kendala-kendala yang di hadapi dari masing-masing pegiat sosial kemasyarakatan. Bahkan untuk sebuah permasalahan dalam pembuatan dan pengelolaan Blog. Dimana untuk semua pegiat KIM kota surabaya diwajibkan memiliki Media Blog. Mereka dapat membimbing Pegiat KIM yang belum memiliki Media Blog hingga dapat terwujud di 154 kelurahan.

Di situlah peran aktif dari Kelompok GAHARU di tunjuk kan. Mereka saling melengkapi satu dengan yang lain nya. Saling belajar dan mengajarkan. Apresiasi yang luar biasa juga di utarakan oleh Ketua Forum KIM Kota Surabaya Anis Sofyan (cak topan). Beliau berharap, semoga pertemuan-pertemuan semacam ini akan terus dilaksanakan. Selain untuk memper erat tali silaturahmi, juga untuk dapat mengutarakan dan menampung beberapa kendala yang di hadapi oleh Pegiat KIM Kota Surabaya. Serta bisa saling melengkapi antara pegiat KIM satu dengan yang lainya.

Foto Bersama Usai Pertemuan Rutin Kelompok GAHARU

Anggota kelompok GAHARU yang hadir juga sangat menikmati pertemuan tersebut, dengan sambil diskusi santai. Kekompakan dan rasa Kekeluargaan tampak terasa dalam Acara tersebut. 6/10 (Cak Reenno)

Rapat Berkala Dan Pemantapan Teknis Pemilihan Ketua LPMK, RW dan RT

Lurah Simomulyo Baru Saat Memimpin Rapat Berkala Di Aula Kelurahan

kim.simbar, Surabaya memiliki agenda pemilihan Ketua LPMK, RW dan RT yang saat ini sudah mulai berjalan. Kelurahan Simomulyo Baru saat ini sudah melakukan koordinasi di tingkat RW maupun RT. Rabu 2 Oktober 2019 telah dilaksanakan Rapat Berkala yang biasa dilaksanakan di tiap bulanya. Namun pembahasan kali ini ter fokus oleh persiapan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua LPMK, Ketua RW dan Ketua RT yang di target kan Bulan Desember 2019 sudah selesai.

Rapat koordinasi yang dimulai pukul 19.00 wib tersebut, dipimpin dan dibuka langsung oleh Lurah Simomulyo Baru Bapak H Habib S.Sos. Beliau memaparkan beberapa hal seperti jadwal Outretch Kasie Kesra terhadap warga yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya. Beliau juga menjelaskan peran serta KIM Simbar selama 2 tahun terakhir hingga masa bhaktinya di tahun 2019 berakhir. Mulai informasi, publikasi hingga beberapa prestasi lomba yang telah di raih. Salah satunya mengangkat potensi lokal Kampung Cyber RT.12.

Ketua RW.I Sampai RW.X, KIM Simbar, LPMK Saat Mendengarkan Pemaparan

Dalam pembahasan utama, yakni persiapan untuk agenda pemilihan Ketua LPMK, Ketua RW dan Ketua RT. Lurah Simomulyo Baru H Habib S.Sos memaparkan beberapa aturan dan teknis kerja yang ada dalam Perwali No.29 tahun 2019 hingga beberapa solusi bila terdapat kendala saat pelaksanaanya nanti. Selain mengacu kepada Perwali tersebut, beliau juga berpesan bahwasanya segala sesuatunya kembali kepada hasil Musyawarah dan Mufakat warga setempat.

Dari RW. I hingga RW. X Kelurahan Simomulyo Baru yang hadir, masing-masing Ketua RW menyampaikan beberapa kendala yang sering terjadi saat pemilihan Ketua RW maupun RT. Juga terdapat beberapa wilayah RW yang seharusnya dilakukan Pemekaran maupun penggabungan wilayah. Serta Ketua RW.IV Bapak Sumargono menyampaikan informasi perihal akan di adakanya Turnamen Bola Volly di wilayahnya. Begitu juga Ketua LPMK Bapak Djari juga menyampaikan Agenda rutinya dalam memperingati Hari Pahlawan akan mengadakan Jalan Sehat Berhadiah di halaman Kantor Kelurahan Simomulyo Baru.

Menanggapi berbagai permasalahan dan penyampaian informasi tersebut. Lurah Simomulyo Baru H Habib S.Sos menyampaikan, untuk pemilihan Ketua RW dan RT dapat mengacu kepada Musyawarah dan Mufakat. Khusus untuk RW.X akan dilakukan pendampingan dari Kelurahan. Untuk pemekaran maupun penggabungan wilayah, sementara di tunda. Mengingat prosesnya yang lama dan rumit, termasuk permasalahan warga. Sedangkan untuk Turnamen Volly, pihak Kelurahan akan suport sepenuhnya dan menugaskan KIM Simbar untuk terlibat langsung dalam hal Publikasi kegiatan. Begitu pula Agenda rutin tahunan LPMK perihal Jalan Sehat.

Sedangkan untuk panitia pemilihan Ketua LPMK, untuk mempersingkat waktu. Lurah Simomolyo Baru H. Habib S.Sos langsung membentuk saat itu juga yang di ikuti oleh seluruh Ketua RW yang hadir. Dan telah di sepakati bersama disaat itu juga yang kemudian Rapat ditutup dengan arisan. 2/10 (Cak Reenno)

Pemprov Jatim, DPRD serta Disnaker Prov Jatim Setujui Tuntutan Aksi Buruh Lewat Notulen

Ketua DPRD Jatim Kusnadi Membacakan Notulen Di Atas Mobil Komando Serikat Buruh

kim.simbar, Menjelang pergantian tahun, seluruh elemen Serikat Pekerja/ Buruh menggelar aksi damai untuk menyuarakan berbagai tuntutanya. Rabu 2 Oktober 2019 ratusan buruh dari berberapa elemen serikat Buruh di Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Timur yang ada di Jalan Indrapura, Surabaya. Dalam aksi tersebut hadir dari berbagai elemen Serikat Buruh yang ada di Jawa Timur.

Ratusan buruh tersebut datang dengan menggunakan beberapa Mobil Komando, sebagian di angkut oleh lebih dari 10 Bus dan yang lainya menggunakan Motor. Mereka berkumpul tepat di depan Gedung DPRD Jawa Timur. Dari atas mobil komando, mereka memulai Orasinya. Namun selang beberapa waktu hadir Ketua DPRD Jawa Timur Bapak Kusnadi serta Sekda sebagai Perwakilan dari Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

Ratusan Buruh Dari Berbagai Kota di Jatim Berkumpul Di Sekeliling Mobil Komando

Beliau langsung naik di atas Mobil Komando Utama untuk membacakan hasil kesepakatan bersama dari Pemprov Jatim, Disnaker Jatim serta Perwakilan dari Elemen Buruh. Kesepakatan tersebut tidak hanya melalui lisan, melainkan secara tertulis dalam bentuk Notulen. Dimana inti dari isi Notulen tersebut Pemerintah Provinsi beserta DPRD dan Disnaker Prov Jatim menyetujui atas tuntutan yang di sampaikan oleh perwakilan Buruh di Jawa Timur. Serta akan membawa Notulen yang berisi Aspirasi dari para Buruh di Jawa Timur kepada Menteri Ketenagakerjaan RI di Jakarta.

Beberapa tuntutan yang telah di setujui oleh Pemprov Jatim, DPRD serta Disnaker Jatim tersebut di antaranya Perihal UU No 13 tahun 2013, Revisi PP No.78 tahun 2015ย sertaย Menolak Kenaikanย Iuran BPJS. Ketua DPRD Jatim beserta PemProv Jatim juga akan berusaha ikut perjuangkan Aspirasi serta Hak-Hak Buruh tersebut dan berharap dapat di sahkan melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Serta Perda yang turut mengatur Pesangon Karyawan.

Dalam aksi damai para perwakilan buruh se jawa timur tersebut berjalan aman, damai serta kondusif. Hal tersebut tidak luput dari sistem koordinasi yang terkontrol sehingga tidak sampai terprofokasi oleh penyusup yang tidak bertanggung jawab. Hingga notulen tersebut selesai di bacakan, para buruh dengan satu komando meninggalkan lokasi aksi tersebut dengan tertib. 2/10 (Cak Reenno)

“Kirab Santri Untuk Negeri” TPQ Se Kecamatan Sukomanunggal, Muharram 1441 H

Peserta Salah Satu TPQ Saat Mulai Pemberangkatan Kirab Santri

kim.simbar, Kecamatan Sukomanunggal memiliki cara khusus dalam memperingati Tahun Baru Umat Muslim 1 Muharram 1441 H, serta untuk menunjuk kan bahwasanya Santri merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut diwujudkan dalam Acara Gebyar Muharram 1441 H, Dari Santri Untuk Negeri yang di gelar minggu 22 september 2019 di Masjid An-Nur Simohilir, Wilayah RW. IV Kelurahan Simomulyo Baru.

Acara yang turut di suport oleh Mountea dan SBO Tv tersebut melibatkan seluruh TPQ yang ada di Kecamatan Sukomanunggal. PAC FKPQ Kecamatan beserta dengan Ta’mir Masjid An-Nur selaku panitia mengemas acara tersebut dengan berbagai Kegiatan dan Lomba-Lomba bagi Santriwan-Santriwati yang ingin menunjuk kan bakatnya. Terdapat juga Bazar Muharram yang di sajikan untuk para pengunjung.

Camat Sukomanunggal Bersama Lurah Simomulyo Baru Saat Membuka Kirab Santri

Camat Sukomanunggal LAKOLI S.Sos M.Si saat memberikan sambutanya mengucapkan terima kasih serta apresiasi atas terlaksananya acara puncak peringatan 1 Muharram 1441 tersebut. Acarapun di buka bersama-sama dengan pemberangkatan Kirab Santri Untuk Negeri yang di ikuti oleh puluhan TPQ yang ada di wilayah Kecamatan Sukomanunggal. Dari peserta Kirab yang turut meramaikan acara tersebut, menampilkan beragam kreatifitas Kostum, Lantunan Lagu maupun Aneka Bentuk Bangunan dan Hewan Unta.

Tonton Keseruanya :

Dari keseluruhan kreatifitas tersebut banyak menampilkan bentuk Rasa Nasionalis Bangsa Indonesia. Seperti Lagu-lagu Kebangsaan, Kostum Kebangsaan, Bendera maupun Atribut-atribut lainya. Di lain tempat, tepatnya dilokasi masjid An-Nur juga turut dilaksanakan beberapa Lomba Lainya. Sambil menunggu seluruh rombongan Kirab datang berkumpul. Acara di isi dengan Tauziah yang menarik dari Ustadz Muda Gaul Muhammad Zainal Arifin S. Hum yang berasal dari Kremil, Surabaya.

Penampilan Salah Satu Peserta Al Banjari Di Atas Panggung

Acara di lanjutkan dengan Lomba banjari yang di ikuti lebih dari 20 peserta Al Banjari yang rata-rata masih di bawah usia 15 tahun. Semoga dengan adanya acara tersebut mampu mendorong para orang tua untuk memberikan arahan kepada putra-putrinya semakin mendalami ajaran-ajaran Islam, khusus nya untuk menjadi Generasi Akhlaqul Kharimah. 22/9 (Cak Reenno)

Spesial-Cangkrukan 3 Pilar Di Lapangan Fasum RW. VII Kelurahan Simomulyo Baru

kim.simbar, Muspika Kecamatan Sukomanunggal terus aktif dalam mendekatkan diri dalam memberikan Pelayanan terhadap masyarakatnya. Salah satu cara yang dilakukan untuk lebih dekat dengan Masyarakat adalah dengan rutin melaksanakan kegiatan “CANGKRUKAN KAMTIBMAS BERSAMA 3 PILAR” Muspika Kecamatan Sukomanunggal. kegiatan yang terus rutin dilaksanakan di beberapa wilayah yang ada di Kecamatan Sukomanunggal.

Ada hal yang sedikit berbeda pada Jumat 13 september 2019 dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Cangkrukan Kamtibmas Bersama 3 Pilar Muspika Sukomanunggal tersebut dilaksanakan di Area terbuka. Tepatnya di Area Fasilitas Umum (FaSum) yang masih belum selesai keseluruhan, baru selesai untuk Lapangan Futsal. Di wilayah Simorejo Sari B XI, Kelurahan Simomulyo Baru.

Cangkrukan Kamtibmas 3 Pilar dan BNNP Jatim Bersama Warga

Acara yang di gelar di atas Lapangan Futsal yang baru di bangun tersebut tampak ramai dengan para Undangan yang hadir mengikuti. Selain dari 3 Pilar Muspika Kecamatan Sukomanunggal, hadir pula Binmas Restabes Surabaya Bapak Rutri, Netizen Sikatan Polrestabes Surabaya, PSHT Simorejo Sari B, Ketua LPMK, Kader PKK RW.VII, Karang Taruna serta Para Undangan Lainya dan Warga. Yang menarik kali ini, acara tersebut juga di hadiri oleh Kasie Pencegahan BNNP Jatim Bapak Satriono.

Sambutan pertama di sampaikan oleh Bapak Totok selaku Ketua RW. VII Simorejo Sari B. Diantaranya ucapan terima kasih kepada semua pihak dan undangan atas kehadiranya dalam acara yang di gelar di wilayah RW.VII Simorejo Sari B. Di lanjutkan dengan sambutan dari Lurah Simomulyo Baru H Habib S. Sos perihal Pelayanan Masyarakat serta Perkembangan Pembangunan Infrastruktur, Kesehatan dan SDM yang ada di Wilayah Kelurahan Simomulyo Baru.

Satriono Kasie Penjegahan BNNP Jatim Saat Memberikan Pemaparan Perihal Narkoba

Hal yang paling menarik adalah Sosialisasi dari BNNP Jatim yang di sampaikan oleh Bapak Satriono selaku Kasie Pencegahan. Beliau memaparkan perihal maraknya Peredaran Narkoba di Indonesia maupun Internasional. Namun untuk saat ini Indonesia benar-benar Fokus dalam menangani nya, khususnya di Wilayah Jawa Timur. Bahkan BNN maupun Aparat Pemerintah telah menerapkan sistem penindakan tegas. “kita tidak mainmain. sudah berapa pengedar yang sudah kita tembak di tempat, di wilayah Jatim ini” pungkas Beliau dengan tegas.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono SH, M. Hum juga menjelaskan. Bahwasanya peredaran Narkoba di Indonesia sangat memprihatinkan. Namun untuk wilayah Jawa Timur, Surabaya khususnya. Apalagi di wilayah Sukomanunggal akan diberikan tindakan tegas. Sudah beberapa kasus telah di tangani dan di tindak oleh Polsek Sukomanunggal. Mulai Narkoba, Curanmor, Jambret yang belakangan ini sangat meresahkan Warga, serta Adu Burung Merpati. Bahkan yang baru-baru ini, perihal adanya gerombolan Anak Remaja yang Nge Lem (mabuk lem).

Beliau juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk peduli dengan lingkungan sekitar. Jadi Polisi untuk diri sendiri, keluarga dan sekitar. Bila melihat suatu kejadian segera Bertindak, atau lapor ke Polsek Sukomanunggal untuk segera di tindak. Bahkan Beliau juga meng instruksikan dapat langsung menghubungi Nomor Pribadi Kapolsek Sukomanunggal 24 jam, sambil menyebutkan nomor tlp Beliau kepada semua yang hadir dalam Cangkrukan Kamtibmas 3 Pilar. “Lek ketemu jambret ndek embong, sampeyan tabrak ae langsung. Lek enek maling kecekel, sampeyan gepuk i gak popo. Pokok e ojok sampek matek” Ucap Beliau. “Aku asli Arek Suroboyo, dadi ojok macemmacem ndek wilayahku” tambahnya.

Foto Bersama Setelah Acara Cangkrukan Kamtibmas Bersama 3 Pilar Usai

Dalam sesion tanya jawab, beberapa undangan yang hadir langsung menyampaikan beberapa hal. Diantaranya merasa senang dengan adanya Cangkrukan Kamtibmas 3 Pilar, warga akan dapat langsung menyampaikan berbagai keluhanya. Seperti membeludaknya Pasar Krempyeng di Raya Simorejo Sari B sehingga sangat mengganggu aktifitas warga lain nya. Juga dengan adanya Fasum Lapangan Futsal di Simorejo Sari B XI, beberapa kali di dapati anak-anak kecil memanjat pagar lapangan tersebut. Saat pintu pagarnya di kunci, dan terkadang tengah malam. Dalam hal tersebut, Lurah Simomulyo Baru H Habib S. Sos langsung merespon dan akan menindak lanjutinya segera.

Terakhir kalinya di penghujung acara, Warga juga mengucapkan terima kasih atas Program Cangkrukan Kamtibmas Bersama 3 pilar yang di laksanakan di wilayah tersebut. Warga juga dapat melihat langsung beberapa Contoh jenis Narkoba serta bertanya detail perihal bahaya Narkoba dan lain-lainya. Sebab terdapat Mobil BNNP Jatim beserta Petugasnya yang turut hadir di Lokasi tersebut. 13/9 (Cak Reenno)

Gotong Royong Adalah Bentuk “Unity In Diversity” Bangsa Indonesia

Satukan Keberagaman Dalam Gotong Royong Di Kampung Cyber RT.12

kim.simbar, Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan lebih dari 1.200 suku bangsa, sehingga menciptakan beragam Suku, Adat, Budaya, Agama dan Bahasa Daerah. Dengan adanya ke beragaman tersebut, Indonesia dapat merupakan Negara yang kaya, besar dan kuat. Dengan landasan yang Kokoh, yakni Azas Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Unity In Diversity, merupakan istilah yang sebelumnya sering di gunakan oleh bangsa Eropa Dan Amerika. Namun di Negara Indonesia sendiri sebenarnya Istilah tersebut sudah ada sejak jaman Nenek Moyang Kita dan melekat dalam diri Masyarakatnya hingga saat ini. Bahkan istilah tersebut juga sudah di akui oleh Bangsa-Bangsa Lain.

Baca Juga :

https://kimsimbarjaya.wordpress.com/2019/09/04/semarak-kemerdekaan-warga-rw-iii-kelurahan-simomulyo-baru-wujudkan-persatuan-dalam-keberagaman-lewat-karnaval/

Gotong Royong merupakan salah satu bentuk dari “Unity In Diversity” dalam diri Bangsa Indonesia. Dimana dalam suatu tujuan tertentu, mereka bersatu dan bekerja sama tanpa harus memandang dan memperdebatkan Siapa kamu, Dari Mana Asalmu, Apa Suku/Adat mu, Apa Agama mu, serta perbedaan lainya.

Halaman Sama :

https://kimsimbarjaya.wordpress.com/2019/09/14/kelompok-informasi-masyarakat-kota-surabaya-salah-satu-gambaran-unity-in-diversity/

Unity In Diversity itu sendiri banyak kita jumpai di Kota-Kota besar seperti Ibukota Jakarta maupun Kota Surabaya. Dimana kota-kota tersebut merupakan tempat berkumpul nya Orang-Orang dari berbagai tempat/daerah atau yang biasa disebut dengan warga pendatang (penduduk tidak tetap). Dengan tujuan yang hampir sama, yaitu untuk mencari Nafkah ataupun kehidupan yang dikatakan lebih layak. Mereka yang datang dari berbagai daerah berkumpul bersama dalam sebuah Kota, Kampung maupun Tempat dimana mereka Bekerja.

Seluruh Warga Kampung Cyber RT.12 Ber Gotong Royong Membersihkan Dan Menata Kampung

Salah satu contoh bentuk Unity In Diversity (Persatuan Dalam Keberagaman) di Kota Surabaya, seperti hal nya di wilayah Kelurahan Simomulyo Baru, tepatnya di Kampung Cyber RT.12 RW.V ,dimana mayoritas warga masyarakatnya adalah pendatang. Mereka datang dari berbagai Daerah yang ada di Indonesia. Dengan Beragam Suku, Agama, Budaya dan Bahasa mereka berkumpul dalam sebuah kampung yang Harmonis. Dalam beberapa kegiatan, mereka tampak bersama – sama bahu membahu, saling bergotong royong untuk mewujudkan nya. Tanpa harus memandang dan mempertanyakan dari mana asalnya, apa sukunya, bagaimana bahasanya, dan lain sebagainya.

Halaman Serupa :

https://kimsimbarjaya.wordpress.com/2019/08/16/wujud-syukur-warga-kelurahan-simomulyo-baru-di-hut-ri-ke-74-th-bentuk-persatuan-dalam-keberagaman-bangsa-indonesia/

Kampung Cyber RT.12 dalam menjaga dan Merawat kampung nya agar tetap bersih, indah dan sehat warganya. Mereka selalu menggalak kan kerja bhakti membersihkan selokan maupun penataan lingkungan. Seperti yang dilaksanakan pada minggu tanggal 4 agustus 2019. Semua warga yang ada di wilayah tersebut ikut terlibat dalam kegiatan, tidak terkecuali warga musiman/kos yang ada di wilayah itu.

Warga Bersatu Gotong Royong Membersihkan Selokan

Mereka dengan suka rela berbaur bersama-sama, Gotong Royong membersihkan dan menata lingkungan nya. Tanpa ada tirai perbedaan di antara mereka. Baik itu Suku, Agama, Budaya maupun Bahasa bahkan terkadang yang menyangkut Politik. Mereka menyatukan segala ke beragaman tersebut untuk mewujudkan suatu keindahan yang dapat di nikmati bersama. Serta masih banyak kegiatan lainya yang selalu dapat mem Persatukan Sebuah Keberagaman.

Betapa indah nya sebuah Persatuan Dalam Keberagaman yang ada di Kampung Cyber RT.12 RW.V Kelurahan Simomulyo Baru tersebut. Layak nya sebuah gambar yang akan tampak indah bila terdapat beragam warna, saling melengkapi satu dengan yang lain nya. Hingga dengan Persatuan Dalam Keberagaman yang tercipta dalam Ke Gotong Royongan tersebutlah, Kampung Cyber RT.12 dapat meraih beragam Prestasi. Bahkan hal tersebut juga ada di kampung-kampung lain di Surabaya. Kota yang sangat terkenal dengan Ke Beragaman Penduduknya namun menjunjung tinggi nilai Persatuan serta sikap Toleransi.

Itulah salah satu gambaran Bangsa Indonesia yang majemuk. Yang mampu bersatu dalam keberagaman Suku, Agama, Budaya serta Bahasa untuk menjadikan Negara Yang Kuat dengan Keaneka Ragaman Penduduk nya. (YAK)

Dinas Kominfo Surabaya Gelar Workshop, Cara Pembuatan ILM Di Publik Area Taman Flora Bratang

Cak Oyot Menjelaskan Teknik Akting, Sekenario dan Pengambilan Gambar

kim.simbar, Dinkominfo Kota Surabaya selaku Instansi Pemerintah yang menaungi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Surabaya selalu mengadakan Workshop ataupun pembekalan materi untuk dapat meningkatkan Kualitas dan Kuantitas para pegiat KIM dalam melaksanakan tugas nya sebagai pegiat Informasi di Masyarakat.

Dalam kegiatan workshop maupun pelatihan sebelumnya, selalu di adakan di dalam ruangan atau gedung. Namun kali pertama, sabtu 31 agustus 2019 Dinkominfo Kota Surabaya menggelar Workshop Cara Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) di Publik Area tepatnya di Taman Flora Bratang Surabaya. Hampir semua perwakilan KIM dari 154 Kelurahan hadir mengikuti acara tersebut. Selain pembekalan materi, para pegiat KIM Kota Surabaya juga dapat langsung mempraktek kan cara pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) di lokasi tersebut.

Mas Iwan Saat Menjelaskan Teknik Pengambilan Gambar Dengan Smartphone

Narasumber yang di hadirkan juga dari para pakar – pakar Akting maupun dalam Pembuatan Film. Hadir Cak Oyot selaku Aktor dan Presenter sebuah televisi swasta. Juga Mas Iwan dan Mas Dika beserta Team nya sebagai Ahli Pembuatan Film atau Ahli di bidang Cinematografi. Dengan dibuka langsung oleh Kabid Kominfo Kota Surabaya Bidang IKP Ibu Puri. Harapan nya dalam workshop kali ini yang di adakan di Ruang Terbuka (Publik Area), Para Pegiat KIM dapat fresh dan rilek dalam mengikuti pembekalan Materi yang diberikan oleh Narasumber.

Cak Oyot Memberikan Pemaparan Perihal Cara Menjadi Aktor

Cak Oyot memaparkan, bahwasanya dalam menjadi Aktor harus memiliki beberapa teknik yang di kuasai. Semua visual harus di dukung dengan Akting yang baik. Kunci utama adalah persiapan sekenario dan pemilihan peran yang sesuai. Ada Antagonis dan Pontagonis, serta Talent yang di butuhkan yaitu Fleptik (gerak tubuh) dan Verbal (dialog). Serta teknik – teknik lainya yang telah di paparkan oleh Cak Oyot.

Berikutnya cara pembuatan Film yang baik juga di jelaskan oleh Mas Iwan dan Mas Dika beserta Team nya dari Cinematography. Mas Iwan menjelaskan banyak hal yang harus di perhatikan dalam menghasilkan Film yang baik. Mulai dari Pra/Persiapan sebelum pengambilan gambar, Cara pengambilan gambar dengan menyesuaikan pencahayaan dan tema. Serta masih banyak lagi. Mas Dika sebagai Ahli Editing Video juga membagikan beberapa Tips untuk pembuatan Video yang istimewa, Cocok dan dapat menarik perhatian penontonya.

Pegiat KIM Mencoba Akting dan Pengambilan Gambar Untuk Iklan Layanan Masyarakat

Dari banyak materi yang telah di jelaskan. Tiba saatnya para pegiat KIM se Kota Surabaya langsung mempraktek kan pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) di Lokasi Publik Area Taman Flora Bratang tersebut. Dengan tema yang tersedia di lokasi. Peserta dari para pegiat KIM yang hadir di bagi menjadi 4 team, yang masing-masing Team di dampingi langsung Oleh para Nara Sumber. Semangat, keseriusan dan antusias dari para pegiat KIM sangat terlihat dari cara memerankan Akting nya maupun Cara menjadi Kameramen yang handal.

Dari pengambilan gambar hingga editing dan finish. Para Narasumber yang mengamati hasil Film pendek tersebut memberikan apresiasi atas usaha hingga hasil yang di dapat. Meski ada beberapa kekurangan, namun para narasumber khususnya Cak Oyot sangan salut dengan Hasil Film yang di peroleh dengan waktu yang cukup singkat/pendek. Mulai Akting terbaik, Pengambilan gambar hingga editing video. “kalau dengan waktu sesingkat ini saja sudah bisa buat film pendek, apalagi kalau sudah di rencanakan dengan waktu yang cukup” Pungkas Cak Oyot.

Foto Bersama Seluruh Pegiat KIM, Dinkominfo dan Narasumber Usai Acara

Acara di tutup oleh Pak Ali selaku perwakilan dari Dinas Kominfo Kota Surabaya. Beliau juga mengutarakan bahwasanya acara ini sengaja di laksanakan di Area Terbuka supaya para peserta tidak merasa jenuh, dan fresh. Sehingga materi yang di sampaikan para Narasumber dapat di serap dan di terapkan dengan baik. 31/8 RR

Pesta Nge Lem, Segerombolan Pemuda Diamankan Petugas Berkat Kepedulian Warga

Pelaku Nge Lem Menunjukkan Surat Pernyataan Di Polsek Sukomanunggal

kim.simbar, Pengamanan wilayah dari berbagai tindak kejahatan tidak dapat menggantungkan kepada pihak berwajib atau kepolisian. Perlu adanya peran serta dari masyarakat wilayah tersebut. Hal itu di buktikan oleh warga Simo Pomahan Baru Barat Wilayah RW. V Kelurahan Simomulyo Baru. Minggu 25 agustus 2019 sekitar pukul 23.45 wib telah terjadi penggerebekan di sebuah warung kopi milik warga di dalam perkampungan Simo Pomahan Baru Barat. Dimana didapati sekitar 9 remaja sedang melakukan pesta Nge Lem di dalam dan di teras warung.

Penggerebekan tersebut bermula dari laporan warga yang mengetahui adanya segerombolan anak muda yang sedang meng konsumsi Lem (Nge Fly/mabuk dengan menghirup aroma Lem). dari pantauan warga, sudah beberapa hari sebelumnya gerombolan anak muda tersebut berkumpul di ujung gang kampung Simo Pomahan Baru Barat Raya, RT. 06 RW. V Kelurahan Simomulyo Baru. Terkadang juga ada anak perempuan nya yang juga ikut nongkrong di tempat tersebut hingga tengah malam bahkan menjelang pagi.

Selain mengganggu kenyamanan warga, di ketahui mereka juga meng konsumsi Lem (menghirup Lem) untuk nge Fly/Mabuk. Apalagi mayoritas mereka bukan merupakan warga setempat. Mengetahui hal tersebut warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus kampung. Menerima laporan warga, salah satu pengurus langsung mengintai gerombolan anak – anak tersebut yang sedang ber gerombol di ujung gang se sekali juga masuk ke warung kopi yang ada di dekat lokasi.

Melihat aktifitas tersebut, pengurus wilayah langsung ber koordinasi dengan Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM Simbar) untuk kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas, Intel dan Reskrim Polsek Sukomanunggal. Dalam tempo sekitar 10 menit setelah Aiptu Arif S menerima laporan, 4 petugas dengan menggunakan motor sudah tiba Di TKP dan langsung merangsek masuk ke sebuah warung kecil yang sudah setengah tertutup. Di situ di dapati beberapa anak yang sedang mengkonsumsi Lem yang di masuk kan ke kantong plastik dan kemudian mereka hirup sehingga mengakibatkan efek Mabuk/Nge Fly.

SatReskrim Sukomanunggal Saat Melakukan Penggerebekan Pesta Nge Lem

Dari penggerebekan tersebut telah di aman kan 9 pemuda dengan data ber inisial AGM (13th), BS (17th), WKH (15th), MR (17th), AR (16th), RA (15th), ASH (13th), RHR (15th) dan MDS (16th). Juga telah di aman kan beberapa barang bukti berupa 2 kaleng kecil Lem merk FX dan 1 kantong plastik berisi Lem. Dari hasil interogasi petugas, barang tersebut di beli dari toko galangan daerah Tambak Mayor seharga Rp. 30.000 sebanyak 2 kaleng. Uang yang di belikan dari hasil urunan. Dari pengakuan mereka yang menggunakan barang tesebut hanyalah 2 anak yang bernama AGM (13th) dan BS (17th).

Petugas juga memberikan peringatan tegas terhadap pemilik warung SP (63th) untuk tidak mengulangi menyediakan tempat bagi siapa saja yang melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Ke 9 pemuda tersebut langsung di bawa ke Kantor Polsek Sukomanunggal beserta barang bukti. Mereka di berikan pengarahan dan di minta untuk menghubungi Orang Tuanya yang kemudian membuat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan serupa. 25/8 RR